Mengatasi WordPress Briefly Unavailable for Scheduled Maintenance

Guna menjaga keamanan website, Anda disarankan untuk selalu mengupdate WordPress ke versi terbaru. Proses ini akan otomatis mengalihkan website Anda ke mode maintenance. Namun, error Briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in a minute. WordPress terkadang malah muncul.

Anda pun terpaksa harus mengaktifkan mode maintenance lebih lama dari yang direncanakan demi mengatasi masalah ini agar website bisa kembali diakses oleh pengunjung.

Tenang, ada beberapa cara debug WordPress untuk menangani masalah seperti ini, termasuk cara mengatasi Briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in a minute. Kali ini kami akan menjelaskan selengkapnya tentang error ini, termasuk juga penyebab dan cara mencegahnya agar tidak terjadi lagi.

Menggunakan hPanel Hostinger

User Hostinger bisa langsung mengakses File Manager di hPanel untuk mengatasi masalah WordPress ini. Namun, keseluruhan prosesnya kurang slot server singapore lebih akan sama saja di platform apa pun yang Anda gunakan.

  1. Setelah login ke dashboard hPanel, buka bagian File, lalu klik File Manager.
  2. Di jendela File Manager, pilih direktori root (public_html) dan cari file .maintenance
  3. Klik kanan file, pilih opsi Delete, lalu hapus file.

Menggunakan Klien FTP

Apabila sudah familiar dengan klien FTP, Anda bisa memilih metode ini untuk menghapus file .maintenance dan menghilangkan tulisan Briefly unavailable for scheduled maintenance. Check back in a minute. Di sini, kami akan menggunakan FileZilla. Sebelum memulai, pastikan Anda sudah mengonfigurasi FileZilla dengan benar.

  1. Kalau sudah berhasil terhubung dan mengakses file web Anda, buka tab Remote Site. Di sini Anda akan melihat daftar file website dalam folder public_html. Berikutnya, cari file .maintenance.
  2. Setelah menghapus file, website WordPress Anda pun akan kembali normal. Langkah ini juga bisa dilakukan untuk klien FTP lainnya.
  3. Apabila Anda tidak bisa menemukan file tersebut, cek apakah konfigurasinya diatur ke “hidden” (tersembunyi). Tampilkan file dengan mengklik tombol Server di menu bar lalu pilih opsi “Force showing hidden files“.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *